Sunday, November 30, 2014

Ketika uang DOLLAR dijadikan ORIGAMI!!


Seorang pegguna Flickr dengan user craigfoldsfives memposting foto-foto hasil karyanya yang unik. Ia membuat seni lipat kertas atau origami dengan menggunakan uang dolar. Hasilnya, ia bisa membuat ikan, kelalawar, mobil hingga zombie dengan melipat-lipat uang dolar-nya tersebut.



Berikut adalah hasil karyanya:




















































Read More...

Saturday, November 29, 2014

Beragam kebiasaan anak muda sekarang di SOSIAL MEDIA!!

Sosial media sudah menjadi kebutuhan pokok dari cara setiap manusia menyampaikan informasi. Bukan hanya mereka yang berpendidikan tinggi yang tahu tentang teknologi saja yang akrab dengan sosial media. Anak usia dini juga sudah tahu jika kita menyebutkan kata Facebook atau Twitter. Namun sampai saat ini banyak penelitian dan survey yang membuktikan bahwa pengguna sosial media palign besar adalah mereka yang berumur 15 30 tahun.

Ini jelas membuktikan bahwa peran sosial media di kalangan anak muda sangatlah besar. Banyak hal yang mereka lakukan dan dapatkan dari sosial media. Lalu apa saja sih yang kira kira mereka pikir dapat mereka lakukan di sosial media? Majalah marketeers menguraikannya dalam 13 macam kebiasaan yang ada di kalangan pengguna sosial media.


Menunjukkan ekspresi diri


Facebook dan Twitter bahkan saat ini sudah ditambah Instagram dan Path, menambah kesenangan pengguna sosial media terutama anak muda untuk lebih menunjukkan jati diri mereka. Bagi mereka yang menyukai dunia musik, bisa dengan mudah membagikan konten musik, memposting lagu atau link yang mereka sukai. Bagi mereka yang sudah dengan dunia desain akan dengan mudah menunjukkan karya dalam bentuk postingan konten sederhana. Ini membuat mereka mampu menunjukkan siapa dan apa yang membuat mereka terlihat hebat.

Namun tidak jarang kegiatan menunjukkan ekspresi diri ini dikaitkan dengan hal negatif, yaitu seperti memposting kata kata yang kurang sopan atau gambar gambar yang kurang baik. Semua memang tergantung dari masing masing pengguna. Anak muda memang saatnya bebas berekspresi dan menunjukkannya, tapi tetap mengikuti etiket dan menjunjung tinggi nilai kesopanan ya


Sumber informasi yang super menarik buat anak muda


Anak muda menganggap bahwa koran adalah sumber informasi yang kuno. Mereka lebih memilih melihat sosial media di pagi hari ketimbang harus membuka dan membaca setiap lembar dari koran. Mereka akan lebih memilih untuk update status, melihat atau stalking seseorang ketimbang harus membuka portal berita yang isinya hanya berita berita politik, ekonomi dan kriminalitas.

Namun dari sekian banyak portal berita yang aktual menyajikan berita, mereka mengemas dan memberikan kemudahan bagi anak muda untuk melihatnya dari akun Facebook atau Twitter. Mereka juga memberikan kesempatan untuk bisa membagikan berita ke teman teman mereka. Ini bisa menjadi sumber berita yang menarik bagi mereka. Tetap eksis di sosial media dan tidak kudet untuk berita aktual di lingkungan sekitar.


Buat cari keuntungan dari belanja online


Nah, yang satu ini bisa dikatakan anak muda banget. Belanja online atau bahkan berjualan online memang akrab dengan anak muda. Salah satu alasannya adalah karena cara yang digunakan cukup mudah dan biaya yang dikeluarkan tidaklah besar. Anak muda saat ini yang ingin terjun ke dunia bisnis akan lebih memilih untuk menjangkau teman teman mereka di sosial media terlebih dahulu. Mereka akan dengan antusias mengajak dan membagikan foto produk ke teman teman mereka.

Cara promosi yang irit dan mudah sangat cocok dengan jiwa anak muda yang tidak ingin repot dalam menjalankan sesuatu. Dan disini kita juga bisa mencari keuntungan seperti diskon yang biasanya tidak diberikan ketika kita mendatangi toko offlinenya langsung.


Berkencan juga bisa lewat sosial media kok, hihihi


Sosial media juga bisa menjadi ajang pencarian jodoh untuk anak muda. Berawal dari pertemanan yang tidak pernah dikenal sebelumnya, berkenalan, berteman, hingga berkencan. Ini bukanlah hal yang terlalu buruk, tapi setiap pengguna sosial media harus memiliki kehati hatian terhadap pengguna sosial media yang lain. Gunakan sosial media untuk memenuhi kebutuhan akan informasi dan hubungan yang penting.


Promosi brand pribadi


Sosial media juga penting bagi sebuah bisnis yang baru dirintis. Memperkenalkan brand kepada masyarakat melalui sosial media memang cukup mudah. Selain mudah cara ini banyak dipilih karena kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mempromosikan brand pribadi kita sendiri. Jika memang memiliki toko online sendiri, kita juga bisa membuat sebuah Fanspage atau akun Instagram dengan nama bisnis online kita. Mempromosikan dari teman akan membuat kita dikenal lebih jauh. Sosial media membuat kita tidak hanya memikirkan kesenangan berkomunikasi dan menemukan orang baru, tapi juga bisa mandiri dengan menciptakan brand kita sendiri.


Siapapun jadi punya virtual journal


Pernahkan kita melihat atau bahkan diri kita sendiri mengupdate sebuah kejadian yang pernah atau sedang kita lakukan, seperti acara yang didatangi, situasi yang dialami, waktu dan tempat yang ada akan kita tuliskan dalam akun sosial media kita. Berupa teks, foto bahkan video juga membuat kita memiliki sebuah jurnal virtual secara digital. Bahkan jika kita lupa atau ingin mengingat kembali sebuah keadaan yang pernah dialami, kita bisa membuka kembali akun sosial media yang dulu pernah kita update di sana. Nah, itu artinya tanpa sadar sosial media menjadi jurnal virtual bagi semua orang.


Semua orang pasti SETUJU, Sosial Media jadi Ajang Selfie



Selfie atau Self Potrait Photograph sudah menjadi jamur di kalangan anak muda masa kini. Siapa yang punya gadget berkamera, sosial media dan tahu bagaimana memilih angle yang baik untuk berfoto maka selfiepun sudah pasti dilakukan. Hampir semua anak muda melakukannya dan itu selalu diungah dan menjadi pembicaraan bagi banyak orang di sosial media. Selfie juga banyak menuai pujian dan juga kritik. Itu sebenarnya tergantung dari siapa yang memposting, seperti apa fotonya, apa tujuannya dan bagaimana orang menilainya. Namun selfie seolah olah memang tidak dapat dipisahkan dari dunia anak muda masa kini.


Media untuk didengar


Ada beberapa anak muda yang merasa malu untuk menyampaikan apa pendapat mereka, apa unek unek mereka dan apa cita cita mereka kepada orang secara langsung. Kebanyakan alasan mereka adalah malu dan takut tidak didengar atau dihiraukan. Nah, sosial media memiliki sebuah manfaat lebih di sini. Mereka menganggap bahwa di sosial media mereka bisa menyampaikan pesan apapun yang mereka ingin sampaikan. Tanpa harus mengeluarkan suara, semua orang bahkan akan tahu apa yang ingin diungkapkan. Tapi kembali lagi bahwa menyampaikan informasi atau pesan di sosial media itu juga penuh dengan aturan, jadi tetap harus dipatuhi, agar mendapatkan banyak respon atau tanggapan positif.


Sosial media bisa jadi hidden agenda


Hidden agenda di sini diartikan sebagai sebuah media yang mudah digunakan banyak orang untuk mencuri banyak konten, membual dan bahkan menarik perhatian lebih banyak daripada secara langsung ketika berhadapan. Ini memang benar, karena tanpa kita sadari bahwa kita juga sering melakukan ini saat menggunakan sosial media, bukan?


Tentu saja sosial media jadi wadah untuk sharing moment


Dan yang terpenting adalah sosial media memang menjadi sebuah wadah utnuk kita bisa saling bertukar cerita, bertukar informasi dengan sesama teman baik yang dikenal ataupun yang tidak dikenal. Kita bisa tahu informasi atau cerita teman kita di luar negeri dari sosial media. Kita bisa saling bertukar informasi dengan teman kita yang jauh lokasinya. Bukan hanya berita formal, tapi juga informasi seputar dunia fashion, holiday, online shop dan lain sebagainya.


Memperbaiki hubungan dan menjalin silaturahmi


Sosial media mempertemukan banyak orang yang sudah lama terpisahkan dan tidak berkomunikasi menjadi bisa berkomunikasi kembali. Sosial media dipilih karena bsia menghubungkan banyak orang di seluruh dunia dengan mudah dan cepat. Sosial media menjadi tempat bagi anak muda mencari teman baru dan menjaga tali silaturahmi mereka dengan teman lama.


Jadi tempat kumpul dan diskusi paling fleksibel


Anak muda yang suka dengan acara kumpul kumpul, kurang rasanya jika mereka hanya mengobrol saat bertemu. Bahkan inginnya mereka adalah terus berkomunikasi dengan satu group atau geng sekalipun tidak saling bertemu. Dan mereka menggunakan sosial media untuk ini. Sosial media membuat mereka menjadi punya komunitas atau grup sendiri yang berisikan orang orang yang akan saling bertukar pikrian atau diskusi secara online. Dan diskusipun bisa dimana saja dan kapansaja.


Yang jelas sosial media jadi tempat komunikasi paling asik


Dan yang jelas dengan sosial media, komunikasi anak muda menjadi lebih asik dan seru. Mereka bisa mengenal dunia dari sosial media, mereka bsia menunjukkan bakat dengan sosial media dan mereka bisa berkomunikasi dengan banyak orang melalui sosial media. Tanpa harus membayar mahal untuk biaya komunikasi, tanpa harus susah susah karena internet saat ini sudah bisa dinikmati oleh hampir seluruh anak muda di Indonesia.

Nah, begitulah kira kira yang ingin digambarkan oleh Marketeers tentang penelitian mereka terhadap kebiasaan anak muda dalam menggunakan sosial media. Dan menurut kamu apalagi ya kira kira kebiasaan yang sering dilakukan anak muda ketiak menggunakan sosial media?
Read More...

Untuk facebookers: "LIKE" saja tidak cukup, berikut foto-foto buktinya!!



Tombol Like di Facebook, mengisaratkan bahwa Anda mendukung dan menyukai pesan yang dikirimkan seseorang. Tapi sebuah yayasan non-profit di Singapura, sukses menggemparkan dunia maya dengan foto-fotonya.



Dengan slogan Liking Isnt Helping, atau menyukai bukan membantu, yayasan Crisis Relief Singapore mengajak pengguna Facebook untuk memberikan bantuan langsung, dan bukan hanya menekan tombol Like saja.



Mereka juga mengajak siapapun yang peduli terhadap korban krisis untuk menjadi relawan, dan membantu korban menjalani kehidupan baru.

Jadi, mulailah berpikir ulang untuk memberikan bantuan yang sesungguhnya mereka perlukan, dari sekedar Like.
Read More...

Friday, November 28, 2014

TOP 15 negara paling DERMAWAN tahun 2014!!

Berdasarkan World Giving Index (WGI) 2014 yang diterbitkan oleh Gallup dan dikumpulkan oleh Charities Aid Foundation asal Inggris, dan juga telah disebarluaskan pada November tahun ini, tercatat ada 15 negara yang paling dermawan. Indonesia masuk 15 besar lho.

Berikut daftar negara-negara paling dermawan di dunia versi Gallup tahun 2014:

Kenya

Negara di Afrika ini peringkatnya ada di posisi ke-13, naik 18 tingkat dari tahun sebelumnya. Sebanyak 67% orang bersedia membantu orang asing, sedangkan 37% siap berbagi waktu secara sukarela.

Eslandia

Dengan skor WGI 50%, Eslandia berada di posisi ke-14 dalam daftar. Skor yang tinggi adalah menyumbangkan uang (70%), diikuti dengan menolong orang asing (52%) dan berbagi waktu secara sukarela (29%).

Indonesia

Indonesia meraih skor 51%, berada di posisi ke-13 dengan 66% bersedia menyumbangkan uang secara sukarela.

Belanda

Di Belanda 70% bersedia menyumbangkan uang, sekitar 34% bersedia berbagi waktu secara sukarela. Skor total 53% menempatkan Belanda di psosisi ke-12 sebagai negara paling dermawan di dunia.

Bhutan

Negera mungil dari Asia ini adalah pendatang baru dalam daftar 20 besar. Sebanyak 63% dilaporkan bersedia menyumbangkan uang, sementara 54 dan 43% bersedia menolong orang asing dan berbagi waktu secara sukarela.

Trinidad and Tobago

Dengan skor WGI 54%, Trinidad dan Tobago adalah negara baru yang masuk dalam 10 besar. Semua aspek yang dinilai meningkat terutama dalam kemauan untuk membantu orang asing, yang meningkat 13% dibanding pada 2011.

Sri Lanka

Sebuah negara yang banyak komunitas penganut Theravada Buddhist, Sri Lanka berada dalam posisi ke-9. Menyumbangkan uang dan membantu orang asing masing-masing meraih skor 56%.

Inggris

Berada di posisi ke tujuh, 74% orang Inggris bersedia menyumbangkan uang, 29% siap membantu orang asing.

Malaysia

Malaysia dan Inggris sama-sama berada di posisi ke tujuh berkat kenaikan 26% dalam tiga aspek yang dihitung, terutama setelah kejadian bencana Topan Haiyan yang melanda negara tetangga Filipina pada 8 November 2013.

Australia

Dengan skor WGI 56%, Australia berada di posisi ke-6. Menyumbangkan uang (66%) dan membantu orang asing (65%) adalah dua faktor utama mengapa Australia berada di posisi ini.

New Zealand

Berada di posisi ke lima, New Zealand meraih skor bagus dalam menolong orang asing (69%), dan diikuti dengan menyumbangkan uang (62%).

Irlandia

Dengan skor WGI 60&, Irlandia nangkring di urutan ke empat,. Diantara tiga aspek yang dinilai, yang paling tinggi adalah menyumbangkan uang (74%) dan yang paling rendah adalah berbagi waktu secara sukarela (41%).

Kanada

Canada berada di posisi ke-3. Sebanyak 71% bersedia menyumbangkan uang, 66% siap menolong orang asing dan hanya 44% bersedia berbagi waktu secara sukarela.

Amerika Serikat

Dengan raihan 64%, Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang berada di 10 Besar yang meraih skor tertinggi dalam tiga aspek yang dinilai.

Myanmar

Myanmar sama-sama meraih posisi teratas bersama Amerika Serikat. Skor 64% diraih untuk memecahkan rekor. Seperti Sri Lanka, sembilan dari 10 orang di Myanmar adalah pengikut ajaran Buddha Theravada yang amat menyukai pemberian dana. Myanmar berada di posisi pertama dalam menyumbangkan uang dan 13% pin di depan negara yang berada di posisi kedua, Malta.
Read More...