Saturday, May 24, 2014

Ini dia 9 kategori SAMPAH di jepang!!

Halo agan semua, mau share nih dikit aja. Ini tentang sampah? Ya, sampah, yang DKI kemarin baru dapet sumbangan sekian puluh truk sampah dari Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa, pada saat RAPBD ditolak DPRD DKI. Tapi ane ga akan share tentang truk sampahnya. Tapi kita ngintip dikit ke negara jauh sono ( ga akan bintitan ) tentang pengkategorian sampah.

Kenapa sih sampah perlu dikategorikan? Sampah ya sampah aja tinggal buang, gitu kan? Toh udah bayar iuran sampah, biarin tukang sampah yang urus itu semua.

Oh no.. pernyataan seperti itu yang bikin sampah makin menggunung. Lho kok bisa? Jelas, semua sampah jadi satu dan dibuang ke TPA tanpa dipilah dan ga bisa dimanfaatkan lagi. Meski jadi lahan pekerjaan baru buat orang lain (Pemulung), tapi permasalahan sampah ane rasa ga akan cukup. Truk sampah sampe ratusan pun belum cukup, setelah itu muncul masalah baru, TPA penuh, cari TPA lain, Masyarakat sekitar protes keras.

Nah, ada baiknya kita mulai kenalan dulu nih, ngintip ke negara lain, Yap jepang. Kenapa? Ada yang posting soal sampah di Jepang, Chek this out.

Di jepang ada berapa kategori sampah sih? 9, apa? sembilan? ( lebay :P ) dan sekalian kita lihat menejemen sampah juga di sana. Lets start!




Burnable/ Dapat dibakar
Contohnya ? Kain, kertas, kayu, plastik yang tidak bisa di-recycle, atau karet.
Kumpulinnya? Bungkus dengan plastik transparan atau semi transparan
Akan diambil dalam 2 kali seminggu oleh petugas.





Non-Burnable/ Tidak dapat dibakar
Contohnya? sampah elektronik kecil, metal, keramik, kaca, dan sejenisnya dengan ukuran lebih kecil dari 30cm
Bungkus dengan plastik transparan atau semi transparan
Akan diambil dalam 2 kali sebulan oleh petugas.





Recyclable Plastic Container & Packaging/ Bungkus Plastik yang bisa di-recycle
Apa aja tuh? Semua bungkus plastik yang ditandai dengan tanda "pura" seperti gambar diatas.
Bungkus dengan plastik transparan atau semi transparan
Diambil seminggu sekali oleh petugas





Bottle and Cans / Botol dan kaleng kosong
Contohnya, ya you know lah, botol botol minuman dengan warna transparan, coklat, hijau, dll, kaleng parfum, kaleng minuman, dll
Untuk botol kosong, pisahkan sesuai dengan warnanya, sedang untuk kaleng jadikan satu
Sebulan diambil dua kali sebulan oleh petugas





Pet Bottles/ Botol PET
Botol softdrink, saus, kecap, dll yang ada tanda PET seperti gambar diatas.
Bungkus ke kantung, jadikan satu tanpa perlu dipisah berdasarkan warna dll.
Akan diambil dua minggu sekali





Old Paper/ Kertas lama
Semua Kertas kertas lama seperti majalah, koran, karton susu, makanan dll
Diikat dan ditumpuk yang rapi sesuai urutannya.
Akan diambil Dua kali sebulan





Dangerous Items / Limbah Berbahaya
Apa aja tuh? Baterai kering, Merkuri, Lampu Neon, cermin, kaca dll
Bungkus sesuai dengan jenisnya.
Dan akan diambil 4 kali dalam setahun





Large Trash/ Sampah besar
Semua sampah dengan ukuran 30 - 180cm seperti sepeda, furnitur dll
Akan diambil dengan sistem door-to-door

Nah, masih banyak aturan buang sampah di jepang. Ane ambil contoh satu, Kotak rokok, kalau disini langsung masuk tempat sampah, kalo di jepang ga boleh. Kertas Aluminium dan puntung rokoknya masuk ke kategori Burnable trash, Plastik pembungkus masuk ke ketegori Recyclable, dan kotak kertasnya masuk ke kategori old paper. Nah loh, ribet yak?

Tapi ga bisa semua sampah bisa dibuang dan diambil sama petugas sampah. Seperti contoh TV Set itu pengelola sampah ga mau ambil, lho kok bisa? Karena pabrikan/ pemegang merk elektronik itu punya kewajiban untuk e-recycle sampah elektronik tersebut, jadi kalo agan beli elektronik pastikan itu nanti bekasnya bisa di-recycle sama pabrikan yang keluarin itu barang elektronik. Why? Karena Pabrikan harus tunduk sama HUkum Pengolahan Limbah Perangkat Elektronik (Electrical Appliances Recycling Law). Kalo ga bisa dan terlanjur beli? Agan harus membayar biaya proses recycling sesuai dengan jumlahnya, contoh TV set dengan jumlah dibawah 15, kena biaya 1.785 Yen, diatas 16 kena biaya 2.385 yen. Nah ribet kan? Tapi liat dong kota kota di Jepang, bersih dan rapi seperti contoh dari trit yang disebutkan diatas. Semoga Kota kota di Indonesia segera mengaplikasikan pengelolaan sampah tersebut, biar Indonesia bersih dan rapi, Moga moga DKI dibawah Bapak Ahok bisa bikin DKI jadi pilot project masalah sampah ini