Friday, February 28, 2014

Mengenal lebih dekat teknologi Near Field Communication (NFC)

Sejarah
Ditilik dari sejarahnya, NFC sebenarnya sudah ada sejak tahun 2002, namun kala itu kinerjanya belum sempurna. Pada tahun 2004, tiga perusahaan komunikasi dan elektronik yaitu Sony, Phillips, dan Nokia mulai menggarap serius teknologi ini dengan membentuk forum NFC.

Kini, 130 perusahaan komunikasi dan elektronik tergabung dalam forum NFC. Nama-nama vendor handset raksasa, seperti Apple dan Samsung pun ikut serta di dalamnya. NFC sendiri merupakan perkembangan dari teknologi media transfer ISO/IEC 14443. Dari standar ini lahirlah Radio Frequency Identification (RFID) yang merupakan pendahulu NFC.

Cara Kerja
Cara kerja NFC sebenarnya mirip dengan interkoneksi nirkabel Bluetooth dan Wi-Fi. Namun bedanya Bluetooth dan WiFi menggunakan frekuensi 2.42.5 GHz, sedangkah NFC menggunakan frekuensi rendah 13.56 MHz.



Maka dari itu NFC lebih hemat daya. Akan tetapi NFC merupakan media transfer dengan jarak terpendek. Untuk melakukan transfer data, pengguna harus berada dalam jarak tak lebih dari 10 cm. Bandingkan dengan Bluetooth yang memiliki jangkauan hingga 30 m dan Wi-Fi yang 100 m.

Namun demikian, waktu setup koneksi NFC hanya kurang dari 0,1 detik, sedangkan Bluetooth dan WiFi bisa lebih dari 6 detik. Di samping itu NFC juga lebih aman.

Manfaat



Di beberapa negara maju, NFC dimanfaatkan untuk transaksi pembayaran, digunakan untuk kunci rumah, dompet digital, dan lain sebagainya. Salah satu layanan yang menggunakan teknologi ini adalah Google Wallet. Dompet digital itu merupakan sistem pembayaran terintegrasi menggunakan akun Google yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi pembayaran berbasis web dan NFC.

Google Wallet:


Untuk transaksi pembayaran, pengguna cukup mendaftarkan kartu kredit/ debit dengan sistem Google Wallet, paypai, dan layanan payment getaway lainnya. Setelah otorisasi dengan pihak perbankan, pengguna tinggal mengaktifkan NFC yang ada di smartphone. Cara kerjanya, pengguna cukup mendekatkan smartphone ke mesin sensor. Kemudian kedua perangkat akan bertukar data dan bila verifikasi sukses, maka mesin kasir akan menyatakan transaksi berhasil.


Payment Gateway:




NFC juga bisa memindai media non elektronik seperti kertas dan poster. Sebagai contoh, saat pengguna melihat sebuah poster yang sudah dilengkapi NFC Tag dengan diskon tertentu, mereka cukup mendekatkan smartphone ke poster tersebut.


Pemindai Poster & Kertas:






Read More...

Melihat trend foto CORPUS LIBRIS yang unik dan kreatif!!

Foto Corpus Libris ( yang secara harfiah berarti "Buku Body" dalam bahasa Latin ) diciptakan oleh Emily Pullen di Los Angeles di tempat toko buku independen Skylight Books di mana Pullen bekerja..

Sebagai ilusi optik yang menggabungkan gambar cover buku dan menggabungkannya dengan foto muka kita atau bagian tubuh lainnya..Hasilnya menjadi foto-foto yang unik dan kreatif, dan tak hanya itu kini menjadi trend dan banyak orang memposting foto-foto Corpus Libris mereka dan mempostingny ke website si Emily Pullen ini..











































Read More...

MIRIS!! Ini dia wajah-wajah hutan KALIMANTAN yang sesungguhnya!!

Perusakan hutan hujan, lahan gambut dan habitat orangutan terus terjadi di bumi Kalimantan. Pemilik konsesi perkebunan kelapa sawit ikut andil dalam aksi ini. Mereka memasok kebutuhan untuk pembuatan deterjen, shampoo, kosmetik dan barang-barang rumah tangga.

Perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki kebijakan yang kuat untuk memutus deforestasi dari produk mereka dapat terkait dengan praktek ilegal.

Hutan Indonesia menghilang setara dengan luas sembilan kolam renang Olimpiade setiap menitnya, dengan minyak sawit menjadi pendorong terbesar dari kerusakan hutan. Demikian data Greenpeace dalam kampanye global yang diluncurkan hari ini.




Pembabatan hutan di area konsesi PT Multi Persada Gatra Megah untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Barito Utara Kalimantan Tengah 24 Februari 2014



Pembabatan hutan untuk pembuatan jalan menuju area konsesi untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kalimantan Tengah 24 Februari 2014



Pembabatan hutan di area konsesi Karya Makmur Abadi untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 24 Februari 2014



Pembabatan hutan di area konsesi Karya Makmur Abadi untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 24 Februari 2014


Pembabatan hutan lahan gambut di area konsesi PT Globalindo Alam Perkasa untuk perkebunan kelapa sawit yang terliaht saayt misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 24 Februari 2014



Hutan lahan gambut yang dibabat di area konsesi PT Globalindo Alam Perkasa untuk perkebunankelapa sawit terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur kalimantan Tengah 24 Februari 2014



Pembabatan hutan lahan gambut di area konsesi PT Globalindo Alam Perkasa untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 24 Februari 2014





Pembukaan kawasan hutan di area konsesi Karya Makmur Abadi untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 24 februari 2014



Pembukaan hutan lahan gambut di area konsesi PT Globalindo Alam Perkasa untuk perkebunan kelapa sawit yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur kalimantan Tengah 24 Februari 2014



Pembabatan hutan lahan gambut di area konsesi perkebunan kelapa sawit PT Globalindo Alam Perkasa di Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah terlihat saat misi survei Greenpeace 24 Februari 2014



Pabrik pengolahan di area konsesi perkebunan kelapa sawit Adhyaksa Dharma Satya yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah 24 Februari 2014
http://assets.kompas.com/data/2012/t...76_preview.jpg

Kawasan hutan hujan yang terlihat saat misi survei Greenpeace di Kalimantan Tengah 24 Februari 2014 Hutan hujan kini terus dibabat untuk area perkebunan kelapa sawit
http://assets.kompas.com/data/2012/t...73_preview.jpg

Alat berat membabat kayu hutan di area konsesi Karya Makmur Abadi di Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah 23 Februari 2014



Truk mengangkut kayu gelondongan melintasi hutan yang dihancurkan di area konsesi untuk perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah 23 Februari 2014



Truk mengangkut kayu gelondongan melintasi hutan yang dihancurkan di area konsesi untuk perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah 21 Februari 2014



Kawasan hutan yang dihancurkan di area konsesi Wana Catur Jaya Utama untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah 21 februari 2014



Aktivis Greenpeace Wirendro Sumargo memeriksa hutan yang dihancurkan di area konsesi Wana Catur Jaya Utama untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah 21 februari 2014



Kelapa sawit diangkut menggunakan truk terlihat saat misi survei Greenpeace di Kalimantan Tengah 23 Februari 2014



Seekor elang terbang di ast pohon yang dibabat di area konsesi Wana Catur Jaya Utama untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah 21 Februari 2014



Aktivis Greenpeace Wirendro Sumargo memeriksa hutan yang dihancurkan di area konsesi Wana Catur Jaya Utama untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten kapuas Kalimantan Tengah 21 Februari 2014



Kawasan hutan yang rusak di area konsesi Wana Catur Jaya Utama untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah 21 Februari 2014



Aktivis Greenpeace Wirendro Sumargo memeriksa hutan yang rusak di area konsesi Wana Catur Jaya Utama yang dibuka untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas kalimantan Tengah 21 februari 2014



Misi survei Greenpeace di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah pada 23 Februari 2014 melintasi perkebunan kelapa sawit di area konsesi Karya Makmur Abadi



Pemandangan saat misi survei Greenpeace di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah 21 Februari 2014 menunjukkan hutan di konsesi Wana Catur Jaya Utama yang sedang dikembangkan perkebunan kelapa sawit

Read More...

TOp 7 rambu lalu lintas UNIK dan ANEH di Indonesia!!

Rambu lalu lintas secara fungsi untuk ditaati guna keselamatan pengendara, dengan simbol yang jelas dan ketika malam hari bisa memantulkan cahaya. Meski sudah cukup jelas namun masih ada saja pengendara yang tidak menghiraukan rambu tersebut.

Rambu lalu lintas merupakan salah satu alat perlengkapan jalan dalam bentuk lambang, huruf, angka, kalimat dan perpaduan di antaranya. Rambu digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan.

Hal ini yang menjadi dasar dari beberapa orang untuk memasang rambu lalu lintas dengan bentuk dan kata unik, dengan tujuan para pengendara lebih memperhatikan. Sebab jika rambu biasa-biasa saja kurang diperhatikan.


1. Belok ngebut



Pada jalur belokan, sudah sepatutnya untuk memperlambat laju kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan. Mayoritas pada jalan yang memiliki tikungan diberi rambu menikung, agar pengendara mengurangi kecepatan laju kendaraan, tapi untuk rambu ini justru malah sebaliknya `kurang cepat`.

2. Mabuk


Huruf `P` coret mayoritas digunakan untuk larangan parkir. Tetapi berbeda dengan rambu yang satu ini bukan larangan untuk parkir melainkan dikususkan bagi pemabuk dan pengguna narkoba.

3. Menoleh


Penanda berhenti yang berada di jalur penyebrangan rel kereta api memang sudah seperti pada umumnya. Namun ada tulisan menggunakan bahasa jawa `awas sepur jalur wajib tolah-toleh` yang lebih menekankan pada para penyebrang rel untuk melihat sekeliling terlebih dahulu sebelum menyebrangi jalur tersebut.

4. Tegur Maling


Rambu ini memang terkesan asal dibuat dengan tulisan di atas beaner, namun memberikan larangan dengan bahasa perhatian kepada pengendara untuk tidak parkir di area tersebut.

5. Merepotkan


Rambu ini hanya berisi pesan bahwa tidak boleh kecelakaan di jalur tersebut, sebab jauh dari rumah sakit. Jika sampai kecelakaan di tempat tersebut, terlalu sulit untuk mendapat pertolongan medis.

6. Lebay


Tulisan pada rambu ini digunakan untuk membesar-besarkan keadaan, tapi juga menjadi peringatan yang tegas untuk para pengguna jalan.

7. Jawa Tulen


Yang membedakan pada rambu STOP ini dengan yang lainnya yakni tulisan yang menggunakan kalender jawa. Langan tersebut dikhususkan pada hari pahing antara pukul 06.00-12.00 wib.
Read More...

Thursday, February 27, 2014

Lukisan-lukisan dinding yang UNIK seusai BANJIR!!

Usai banjir sebuah lukisan aneh muncul di kawasan Cililitan Kecil,RT 03/07, Kramat Jati, Jakarta. Lukisan itu membentuk sebuah tekstur gores yang abstrak.



Sebuah lukisan muncul di dinding rumah seorang warga bernama Haeriyah yang berada di kawasan Cililitan Kecil, Kramat Jati, 25 Februari 2014.



Hebatnya lukisan bergaya abstrak itu bukan dibuat oleh seorang pelukis, namun muncul setelah surutnya banjir yang menggenangi kawasan itu pada Minggu, 23 Februari 2014.



Penemuan tersebut mengundang perhatian warga, ada yang menganggap lukisan itu sebuah keajaiban, namun banyak pula warga menganggap ini adalah peristiwa biasa akibat banjir yang menenggelamkan rumah itu.



Haeriyah menunjukkan bekas air yang terlihat seperti lukisan abstrak di dinding tembok rumahnya di kawasan Cililitan Kecil RT 03/07, Kramat Jati, Jakarta, Selasa 25 Februari 2014.



Banyak yang menganggap ini keajaiban, namun sejumlah warga menganggap itu hanya fenomena yang ditimbulkan dari air banjir.






Read More...